Kupas Habis Rivalitas Real Madrid dan Barcelona (All About El Classico)

El Clasico, atau partai klasik, antara Real Madrid kontra Barcelona FC. Laga ini juga dikenal sebagai El Derbi Espanol (Derby Spanyol). Total 252 laga terjadi, namun terhitung hanya 222 laga yang diakui oleh Fifa.

Rivalitas bermula ketika Madrid dan Barcelona dianggap sebagai dua kota terbesar di negeri matador. Selain itu, gengsi dan perbedaan ideologi politik menjadi akar persaingan Los Blancos dan Blaugrana.

Tak hanya itu, persaingan antar pemain dari kedua klub juga ikut memanaskan tensi pertandingan El Clasico. Saat ini, rivalitas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tak bosan-bosannya menjadi topik hangat di berbagai headline media dunia. Namun, untuk ukuran prestasi, CR7 harus mengakui keunggulan La Pulga yang meraih Ballon d'Or selama 4 tahun berturut-turut.


1. Fakta Menarik El Classico Sejauh Ini

Laga pertama: El Clasico jilid pertama terjadi pada 13 Mei 1902. Keduanya bertemu di semifinal Copa de la Coronacion (sekarang memakai format Copa del Rey). Kala itu, Barca unggul atas Madrid dengan skor 3-1.

Jumlah pertemuan: Total 252 laga El Clasico telah terjadi, namun hanya 222 pertemuan yang terhitung sebagai laga resmi.

Tim dengan jumlah kemenangan terbanyak di El Clasico: Real Madrid (88 kemenangan).


Pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di El Clasico: Raul Gonzales (Real Madrid), 33 pertandingan.

Pencetak gol terbanyak di El Clasico: Alfredo Di Stefano (Real Madrid), 18 gol.


Pertemuan terakhir: La Liga 2012/13, 07 Oktober 2012, Barcelona 2 - 2 Real Madrid.

Kemenangan terbesar di El Clasico: Copa del Generalisimo (Copa del Rey), 13 Juni 1943, Real Madrid 11 - 1 Barcelona.

Tim yang meraih kemenangan beruntun di El Clasico: Real Madrid, 7 kali menang beruntun, periode 22 Februari 1962 - 28 Februari 1965.

Hasil imbang beruntun di El Clasico: Kedua tim hanya merasakan 3 kali meraih hasil imbang secara beruntun. Hal ini terjadi pada periode 1 Mei 2002 - 20 April 2003.

Pemain yang mencetak banyak gol dalam 1 pertandingan El Clasico: Eulogio Martinez (Barcelona), 4 gol. Rekor ini dicetak pada 19 Mei 1957.

Pemain yang mencetak gol secara beruntun di El Clasico: Cristiano Ronaldo (Real Madrid), 6 pertandingan.

Pemain terakhir yang bermain untuk kedua klub: Javier Saviola, dari Barca ke Madrid pada tahun 2007.

2 . 6 Poin Yang Membuat Laga El Classico Menarik

1. Catalan vs Castilla
Barca identik dengan Catalan, sedangkan Madrid identik dengan Castilla. Catalan terkenal sebagai wilayah yang menentang kebijakan-kebijakan pemerintah (anarkisme), sedangkan Castilla diketahui sebagai wilayah yang menjunjung tinggi fasisme. Jadi, ketika El Clasico digelar dan dimenangkan Barcelona, hal ini merupakan simbol kemenangan rakyat Catalan dalam membebaskan diri dari tirani. Namun, jika sebaliknya, hal ini berarti kemenangan pemerintah dalam upaya menegaskan kekuasaannya.
2. Keduanya Mendominasi La Liga
Ketika khalayak umum ditanyai mengenai La Liga, rata-rata mereka akan menjawab Barcelona, atau Real Madrid. Karena memang Liga Spanyol terlalu identik dengan kedua klub tersebut. Keduanya juga mendominasi jalannya kompetisi domestik. Jadi kemungkinan untuk turun kasta sangat minim, bahkan diprediksi tidak akan terjadi. Baik itu secara kualitas (yang memang jomplang daripada tim lain), maupun secara kesepakatan politik yang terlalu kuat dan berbau 'amis'.

3. Barca dan Madrid Adalah Klub Impian Pesepakbola
Secara finansial, Barcelona dan Real Madrid tidak perlu diragukan. Keduanya adalah tim kaya dan tersohor hingga pelosok dunia. Tak jarang, banyak pesepakbola yang bermimpi untuk bermain di salah satu klub tersebut. Pemain-pemain kelas atas seperti Lilian Thuram, Rivaldo, Ronaldinho, Thierry Henry, Luis Figo, Ronaldo, Roberto Carlos, Zinedine Zidane dan David Beckham pernah merasakan panasnya atmosfer laga El Clasico.

4. Persaingan Infrastruktur
Nama besar Barcelona dan Real Madrid juga didukung oleh kualitas stadion yang mereka miliki. Nou Camp dan Santiago Bernabeu dikenal sebagai salah satu stadion terbaik di dunia. Selain itu, fasilitas pendukung lain seperti training centre, akomodasi, serta kualitas akademi pemain muda, semuanya berstatus bintang lima.

5. Jaminan Laga Sengit dan Menghibur
Secara tradisi, beserta latar belakang, El Clasico selalu menyajikan sepakbola berkualitas, atraktif, penuh skill tinggi, dan aroma rivalitas yang panas. Tak jarang, ditengah-tengah pertandingan, kedua pemain dari Barcelona dan Real Madrid kerap bersitegang, hingga akhirnya menimbulkan keributan yang menghebohkan.

6. Persaingan Messi dan Ronaldo
Saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendapatkan predikat sebagai 'Alien'. Sejumlah media sepakbola selalu mengikuti kabar persaingan dua pemain terbaik dunia tersebut. Tak jarang, berita mengenai keduanya kerap menjadi headline.


3. Karakter Pemain Kedua Tim

Barcelona:
Blaugrana terkenal sebagai tim yang memiliki kolektivitas, serta mobilitas tinggi. Permainan tiki-taka indah, nan cepat menjadi ciri khas dari Xavi Hernandez dkk dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, strategi ball-possesion yang mereka terapkan, kerap membuat tim lawan kehilangan kesabaran dan secara tidak sadar, stamina mereka terkuras dengan cepat.

Real Madrid:
Sedangkan karakter permain Real Madrid di era Jose Mourinho lebih cenderung kondisional. Jika mereka bertemu dengan tim-tim kebanyakan, Los Blancos akan bermain cepat dan lugas. Namun, ketika bertemu Barcelona, karakter permainan Xabi Alonso dkk cenderung defensi dan menerapkan strategi serangan balik yang cepat. Hal ini juga terbilang ampuh, mengingat dua wing-back yang kerap membantu serangan, tetapi sering telat mundur ketika bertahan.


4. Daftar Pemain Yang Bermain Untuk Kedua Klub

Rivalitas Barcelona dan Real Madrid selalu menyajikan kisah menarik. Selain tensi pertandingan yang selalu panas, proses pertukaran pemain dari kedua klub juga ikut memanaskan persaingan dua klub raksasa Spanyol tersebut. Namunm ada sejumlah pemain yang memilih bergabung dengan klub lain telebih dahulu guna menghormati bekas klubnya.
Kasus terheboh ketika Luis Figo akhirnya memilih berlabuh ke rival abadi Blaugrana, Real Madrid. Ketika melakoni laga El Clasico pertamanya, sejumlah fans Barca yang tidak terima melempari Figo dengan kaleng, bahkan kepala babi ke dalam lapangan.

Berikut ini daftar lengkap pertukaran pemain dari kedua klub:
  • 1902, Alfonso Albeniz (Barca > Madrid)
  • 1905, Luciano Lizarraga (Madrid > Barca)
  • 1906, Charles Wallace (Barca > Madrid)
  • 1906, Jose Quirante (Barca > Madrid)
  • 1911, Arsenio Comamala (Barca > Madrid)
  • 1913, Walter Rozitsky (Barca > Madrid)
  • 1930, Ricardo Zamora (Barca > Espanyol > Madrid)
  • 1932, Josep Samitier (Barca > Madrid)
  • 1939, Hilario (Madrid > Valencia > Barca)
  • 1950, Alfonso Navarro (Barca > Madrid)
  • 1961, Justo Tejada (Barca > Madrid)
  • 1961, Jesus Maria Pereda (Madrid > Valladolid > Sevilla > Barca)
  • 1962, Evaristo de Macedo (Barca > Madrid)
  • 1965, Fernand Goyvaerts (Barca > Madrid)
  • 1965, Lucien Muller (Barca > Madrid)
  • 1980, Lorenzo Amador (Madrid > Hercules > Barca)
  • 1988, Bernd Schuster (Barca > Madrid)
  • 1990, Luis Milla (Barca > Madrid)
  • 1992, Fernando Munoz (Barca > Madrid)
  • 1994, Gheorghe Hagi (Madrid > Brescia > Barcelona)
  • 1994, Julen Lopetegui (Madrid > Logrones > Barca)
  • 1994, Michael Laudrup (Barca > Madrid)
  • 1995, Robert Prosinecki (Madrid, Real Oviedo > Barca)
  • 1995, Miquel Soler (Barca > Sevilla > Madrid)
  • 1996, Luis Enrique (Madrid > Barca)
  • 1999, Daniel Garcia Lara (Madrid > Mallorca > Barca)
  • 2000, Luis Figo (Barca > Madrid)
  • 2000, Albert Celades (Barca > Celta > Madrid)
  • 2000, Alfonso Perez (Madrid > Betis > Barca)
  • 2002, Ronaldo (Barca > Inter > Madrid)
  • 2004, Samuel Eto'o (Madrid > Mallorca > Barca)
  • 2007, Javier Saviola (Barca > Madrid) 

SOURCE
1. Fakta Menarik El Clasico Sejauh

0 komentar:

Poskan Komentar

Starcraft Pointer
 
Web Design by : Givo-Alfajri ..!! ®